Sabtu, 05 Desember 2015

SIM online ga pake ribet

Launching sim online berlangsung hari ini minggu 6 desember 2015. Polisi menjamin akan memberikan layanan yang memudahkan masyarakat yang mengajukan permohonan perpanjangan sim. Syaratnya, pemohon tercatat di server Kementrian dalam negeri.

Bawa KTP lalu tunjukkan NIK (nomor induk kependudukan). Jika sudah tercatat di e- KTP, sudah bisa dilayani. Nanti seluruh penerimaan negara bukan pajak (PNPB) dari pelayanan SIM online juga langsung terhubung dengan modul penerimaan negara generasi 2 ( MPN G 2). Dengan cara itu penyetoran pendapatan negara bisa tepat sasaran. Korlantas Mabes Polri sudah menunjuk Bank BRI untuk menangani seluruh transaksi pembayaran perpanjangan SIM online.

Proses pelayanan perpanjangan SIM akan berlangsung cepat. Meski harus datang mengurus sendiri dan antre, masyarakat cepat dilayani. Sebab program itu hanya mencocokkan data yang sudah masuk ke dalam server. Masyarakat tidak perlu khawatir berlama - lama hanya untuk mengurus perpanjangan SIM.

Terkait dengan kemungkinan adanya calo SIM, pelayanan ini bersih dari oknum karena tidak ada yang bisa mengakses server selain polisi. Terkait dengan data di server Kemendagri, bagaimana dengan masyarakat yang masih bermasalah dengan e - KTP?
e - KTP saya saja belum diterbitkan oleh kecamatan karena kesalahan ketika pencatatan dan perekaman data. Ada ide untuk saya??

Sampaikan komentarmu di kolom komentar.

Emas. Sebagian dari kita adalah praktisi! :)

Iya bener,sebagian dari kita adalah praktisi emas. Saya tebak mayoritas pasti dalam bentuk perhiasan. Misal cincin untuk tunangan, mas kawin, pengikat batu mulia sampai buat gaya - gayaan..nggak cuma cincin aja, kalung, gelang, anting, sampai bros pasti didekat kita ada yang pakai. Kalau laki nggak pakai, pasti ibu, kakak atau adik perempuan, pacar pada pakai :)

Setahun yang lalu saya hadir di seminar emas, yang diomongin narasumber itu saya juga ngalamin..cek sama cerita saudara ya..

Pas umur 6 tahun..naik motor dibonceng ibu..ke toko emas..sampai toko bengong, mata kelap kelip kaya lampu di kota..liatin isi etalase, kayak snorkling gitu..isi etalasenya kuningngngngngng semua..ya iyalah, kan emas..lama..liatin ibu coba pake perhiasan..cantik?? Atau tambah cantik?? Nggak ngefek..ibu saya kan perempuan,jelas cantik dong..hehehe..ahirnya dibeli satu kalung..oke, pulang.

Dari cerita pas umur 6 tahun itu, sekarang bisa disimpulkan ketika masih kecil, saya diberi pelajaran untuk nabung n nyimpan emas.investasi emas ya seperti itu. Pas ada uang beli, pas lagi butuh uang jual. 

Lanjut pas mau nikah, perlu cincin kawin lah..akhirnya pergi ke toko emas sama calon bini..pilah pilih model, pilah pilih warna, pilah pilih karat sampai akhirny deal harga. Dan meskipun sejatinya cincin kawin adalah simbol sudah menikah, buat saya tetap saja itu bentuk investasi karena memang bisa diuangkan lagi..dan sadar atau nggak kita sudah belajar investasi emas. Sebagian kita adalah PRAKTISI !!!